Derapperistiwa.com, | Jakarta,

Menurut seorang Pengacara yang sering disapa Sakti Manurung (Sakti), ada beberapa kejanggalan dalam kasus ini. Menurutnya tidak semua hal yang disampaikan oleh petugas kepada publik, kasus ini seolah sudah terstruktur, sistematis, dan masif.

Awal mula berita ini beredar, yang saya tahu disebutkan telah terjadi baku tembak sesama polisi karena adanya pelecehan, lalu cctv sudah mati sebelum peristiwa itu namun saat ini Irjen FS diperiksa karena diduga menghilangkan cctv, kemudian terungkap fakta hasil autopsi ulang Alm Brigadir J diketahui ada organ tubuh yang berpindah sudah tidak pada tempatnya, kemudian berita yang terbaru ada pengakuan dari Tersangka Bharada E mengatakan dia bukan pelaku utama, dan lainnya. Yang membuat kasus ini menjadi menarik perhatian publik karena terjadi dirumah seorang Polisi berpangkat Irjen (Jenderal bintang dua).

“_Sudahi sandiwara ini, rakyat Indonesia tidak bodoh_”, ucap Sakti Manurung.

Saya berharap kepada Bapak Kapolri sebagai pimpinan tertinggi, harus tegas dan tidak ragu untuk mengambil sebuah keputusan penting, karena kasus ini menyangkut nama baik Institusi, terlalu mahal harga nama baik Institusi Polri dibanding pengungkapan kasus ini, tambah Sakti.

Diakhir keterangannya Sakti menginformasikan, bagi yang memiliki permasalahan hukum dalam hal apapun itu dan ingin berkonsultasi dapat hubungi saya di nomor 081319613533. Jangan takut untuk menegakkan keadilan dan kebenaran, Indonesia adalah negara hukum, semua sama dihadapan hukum”, tutup Sakti.(Red)

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *