Derapperistiwa.com, | Blora,

Kapolres Siap Bantu Majukan Kearifan Lokal Daerah, Bersama PANI Kabupaten Blora, pada acara silaturahmi Pasukan Adat Nusantara Indonesia (PANI) Kabupaten Blora pada 1/9/2022.

 

Acara yang dimulai dari jam 10.00 – 11.00, tepatnya di ruang tamu Polres Blora, berlangsung seperti kembali ke masa lalu, banyak cerita saat anak anak dijaman belum ada permainan tekhnologi seperti saat ini.

 

Sebagai pembuka, Kapolres Blora, AKBP Fahrurozi, SIK, MM, MH, mempersilahkan kepada Ketua PANI Jawa Tengah, Suryono untuk menyampaikan tentang tujuan silaturahminya saat ini.

Ketua PANI Jawa Tengah, Suryono langsung menyampaikan, ” Terima kasih pak, atas waktu yang diberikan, dan langsung saja saya, mewakili Pengurus Pusat PANI, yang saat ini dibawah pimpinan Raja Tallo XIX Makassar, DYMM Muh. Akbar Amir Sultan Aliyya, memperkenalkan Pengurus PANI Kabupaten Blora, yang saat ini sebagai Ketua di Jabat oleh, Darsono, dengan kantor sekretariat di Desa Bacem Kecamatan Jepon, ada juga hadir Ketua PANI Kecamatan Bogorejo, Warsono, Ketua PANI Kecamatan Banjarejo, Suparman, dan Ketua PANI Kecamatan Jati, Marji.

 

Selain Ormas PANI, kami juga punya Lembaga Bantuan Hukum PANI Blora, yang masih dibawsh naungan PANI Blora, dan yang saat ini menjadi ketua adalah, Sami, dengan Kantor LBH Bertempat di Desa Pelem Kecamatan Blora, anggota LBH yang bisa hadir saat ini, Advokat Budi Prayitno, S. HI selaku Penasehat dan Kuasa Hukumnya, ada juga Edy Sulistyono, SH, sedangkan Tim PARALEGAL PANI Blora, yang hadir, Siti Nurih dan Sulastri.

 

Selain itu, PANI Jawa Tengah juga mempunyai satu usaha, yaitu media on line dengan nama paninews.com, ddngan Kepala Biro Blora saat ini di Jabat oleh Suparmin, yang kantornya berada di Desa Ngloram Kecamatan Cepu, wartawan yang hadir saat ini, Suparmin, Andik WP, Ahmad, Marji.

 

Monggo pak Kapolres, mungkin ada program dari polres blora untuk ikut memajukan kearifan lokal daerah yang ada di Kabupaten Blora bersama PANI.

 

Contohnya, kesenian baronģ blora, mungkin saat ini untuk penggemar masih sangat banyak, tetapi wayang krucil, berbeda jauh”. Ucapnya.

 

Kapolres Blora, AKBP Fahrurozi, SIK, MM, MH, yang saat itu bersama Wakapolres, Kompol Cristian Chrisye Lolowang, SH, SIK, MH, mengatakan, “Wayang krucil apakah sama seperti wayang cepot, wayang golek maksud saya, dan ada satu hal yang saya masih ingin tahu, yaitu tentang sejarah nama Blora, setiap saya tanya, jawabnya masih sebatas katanya, buat buku, nanti kami yang cetak, dan di hari jadi blora, kita akan bagikan gratis”. Ungkapnya.**

Editor : Pajar Saragih / redaksi.

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *