Derapperistiwa.com, | Tanggamus,

Haryati selaku pimpinan sekolah / kepala sekolah tidak memberikan keterangan terkait dana bos, jumaat 16 sep Th 2022

Saat di kompirmasi melalui pia seluler, haryati tidak bisa memberikan keteranan yang positip /jelas, haryati hanya mengatakan ada di arkas namun, di arkas itu mana, haryati tidak menjawab bungkam

Hanya yang bisa di jawab haryati adalah, dana (BOS) itu untuk apa, haryati hanya mengatakan untuk oprasional sekolah, tapi untuk apa dan dikemanakan dana bos itu, haryati mengatakan ada di arkas

Tapi disayangkan haryati tidak bisa memberikan keterangan apa yang ditanyakan tentang arkas Itu sebenarnya apa sih yang di rahasiakan tentang dana bos itu sehingga seorang kepala sekolah menutup–nutupi dan enggan memberikan keterangan secara gamblang dan terbuka terhadap media yang melakukan kontrolsosial di sekolahan yang kepalainya di pekon kalisari

Namun yang paling mengherankan lagi adalah meskipun sudah ada dana bos, masih juga meminta, pungutan terhadap muridnya dengan jumlah cukup besar

Dengan pungutan sebesar( RP 200 000 )dua ratus ribu persiswa sewalaupun menimbukan pro dan kontra dari pihak orang tua wali murid, namun haryati sekalu kepala sekolah tidak merasa takut dan bersalah

Sewalaupun sudah ada instruksi dari presiden di larang keras untuk melakukan pungutan sewalaupun itu hanya satu rupiah itu sudah di anggap pungli,tapi larangan dan Instruksi peresiden itu tidak dihiraukan ,terkesan sangat berani melakukan pungutan itu,karna perbuatan haryati sudah melanggar aturan yang berlaku ,maka dari itu kami mohon kepada dinas pendidikan dan Imspektorat kabupaten tanggamus untuk menindak lanjuti perbuatan oknum kepala sekolah SDN1 kalisari tersebut.

Editor : Redaksi

Sumber : Firwanto

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *