Derapperistiwa.com, | Tapung,

UPIKA Tapung melaksanakan Sosialisasi bahayanya Penyebaran Faham 2 Intoleran Radikalisme dan Terorisme di Yayasan Salaful Ummah MI Ash – Shobirin bertempat di Aula MIS Ash-Shobirin Jl. Flamboyan 6 Desa Tanjung Sawit Kec. Tapung Kab. Kampar. Dengan Tema ” KAMI MENOLAK FAHAM RADIKALISME/TERORISME DAN ALIRAN SESAT”.Sabtu,08-10-2022

Hadir dalam kegiatan :Tim Densus 88 Mabes Polri, dipimpin AKBP Wisnu dan Tim.Camat Tapung, Sofiandi, S.E, M.E.Danramil 16/Tapung, Kapten Arm Alza Septendi.Polsek Tapung diwakili Kanit Binmas AKP. Alizar dan 7 orang anggota Polsek Tapung.Perwakilan Polres Kampar, Iptu Rusman dkk 3 orang.Kades Tanjung Sawit, Two Bagus P. Pohan.

Personel Koramil 16/Tapung,

– Serda Sugiran

– Serda Riki

Ketua Yayasan Salaful Ummah.Khoirun Suralaya.

Kepala Sekolah MI Ash-Shobirin,Dadang Wijaya, S.T.

Serta Seluruh Guru dan Siswa Siswi MIS. Ash-Shobirin.

Dalam sambutan,

Camat Tapung,Sofiandi.S.E,M.E.menyampaikan,

Mengapa kita harus menolak faham Radikalisme/Terorisme dan aliran sesat?

Negara Indonesia merdeka ditempuh dengan perjuangan, jadi kita harus selalu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, salah satu cara adalah untuk tidak menerima Faham Radikalisme/Terorisme dan aliran sesat, supaya tidak ada perpecahan sesama Warga Negara Indonesia.

Danramil 16/Tapung,Kapten Arm Alza Septendi.juga dalam sambutannya menyampaikan.

Untuk meraih kemerdekaan Negara Republik Indonesia telah banyak mengorbankan harta dan nyawa Warga Negara Indonesia, dan ditempuh dengan perjuangan yang sangat panjang.

Faham Radikalisme/Terorisme dapat memecah belah antar masyarakat, secara luar luas akan mengganggu Kesatuan dan Persatuan Negara Republik Indonesia.

Mari kita jaga dan isi kemerdekaan ini dengan meningkatkan persatuan dan kesatuan Negara Republik Indonesia, jika ada Faham2 Radikalisme/Terorisme dan Aliran Sesat segera laporkan kepada petugas baik aparatur Desa, TNI dan Polri.

Ideologi Negara Republik Indonesia sudah Final berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Polsek Tapung diwakili Kanit Binmas,AKP.Alizar,mengutarakan,

Kita jangan sampai terpengaruh dengan Faham Radikalisme karena Faham tsb di doktrin dengan Keras. Kita Wajib menolak Faham Radikalisme dan Terosrisme maupun aliran sesat.

Tujuan Radikalisme untuk Merusak ideologi dengan cara memunculkan kebencian kepada pemerintah Republik Indonesia.

Kepala Desa Tanjung Sawit,Two Bagus P.Pohan,mengatakan,Tema yang ada jangan hanya slogan dan harus menjadi tindakan nyata.

Sudah menjadi tekad seluruh rakyat Indonesia

Setelah merdeka banyak pemberontakan yang terjadi, Kita terdiri dari ribuan suku dan bahasa harus saling menjaga keutuhan Negara Republik Indonesia. Jika ada Faham yang bersebrangan dengan pemerintah kita wajib menolak Faham tsb, jika kita saling menjaga terhadap Faham Radikal, Negara Republik Indonesia akan tetap utuh.

Selanjutnya Tim Densus 88,AKBP Wisnu,berpesan masyarakat,

Harus pintar dan pandai dalam penggunaan Media Sosial, saat ini Media Sosial tidak ada lagi Filter semua terbuka, jadi kita harus bisa memilah dan memilih berita yanh masuk.

Dalam bergama jangan terlalu Fanatik jika sudah Fanatik nanti akan menjadi Ekslusif lalu akan menjadi Radikal dan nantinya akan menjadi Teroris.

Ideologi Negara Republik Indonesia sudah Final berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, jadi jangan mau terpengaruh dengan Faham2 yang akan merusak Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tinggalkan Faham yang Ekslusif yang dapat memecah belah Negara Indonesia.

Kegiatan Sosialisasi ditujukan untuk mencegah dan menolak Faham Radikalisme/Terorisme dan aliran sesat di wilayah Kec. Tapung pada umumnya dan di wilayah MIS. Ash-Shobirin pada khususnya.(Irwan)

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *