Derapperistiwa.com, | Kampar ,

Lokasi Hutan Kemasyarakatan ( HKM ) alam Mahligai Desa Muara Takus, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar seluar 2.670 Hektar, diklaim sebagian lokasi tersebut masuk dalam tanah Ulayat kenegerian Tanjung Kecamatan koto Kampar hulu.

Hal tersebut di sampaikan Zaki salah seorang anak kemanakan Nenek Mamak kenegerian Tanjung. Rabu (2/11/2022).

Menurut Zaki dari awal pemetaan HKM tersebut tidak melibatkan nenek mamak Kenegerian Tanjung yang notabene tanah Ulayat tersebut berbatas langsung dengan kenegerian Tanjung.

“Hutan produksi terbatas ( HPT ) tersebut sudah di babat lebih dari 400 hektar yang menurut aturan tidak boleh di steaking dan di tanam sawit,namun pada kenyataannya sudah di tanami sawit,” ujarnya.

Dilanjutkannya bahwa oknum pengurus HKM diduga bekerjasa dengan seorang pengusaha untuk membabat hutan HPT tersebut dan di tanami sawit. Sementara menurut aturannya tidak boleh di steaking menggunakan alat berat serta tidak boleh di tanami sawit, jelasnya.

Diterangkannya, pada hari Sabtu tgl 29 okt kemaren,masyarak tanjung mendapati 5 unit alat berat yang sedang bekerja di lokasi HPT Hutan Kemasyarakatan tersebut,kemudian di usir oleh sekitar 40 orang masyarakat Desa Tanjung, ujar Zaki.

Untuk itu kami meminta kepada aparat terkait untuk menengahi persoalan tersebut agar tidak terjadi komplik antar HKM Alam Mahligai dengan Anak Kemanakan Kenegerian Tanjung, harapnya.

Sementara itu dinas terkait belum dapat di konfirmasi mengenai hal ini.**(Riyan / Berkas Riau)

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *