Derapperistiwa.com, | Rokan Hilir,

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mendapat kunjungan Audiensi dan terima berkas dokumen pembahasan pemekaran Kabupaten rokan tengah dari tokoh masyarakat lima Kecamatan, Kamis (16/3/2023) di Kantor DPRD Rohil Jalan Lintas Pesisir Batu Enam Bagansiapiapi.

Audiensi dihadiri Wakil ketua l DPRD Rohil Basiran Nur Efendi, Wakil ketua ll Hamzah, anggota DPRD Rohil Parwedis, Sekwan Sarman Syahroni, Ketua Badan Pekerja Pembentukan Kabupaten Rokan Tengah Suhaimiansyal, Ketua Mubes Pembentukan Roteng Anirzam, seluruh anggota pembentukan Kabupaten Roteng dan simpatisan.

Ketua Badan Pekerja Pembentukan Kabupaten Rokan Tengah, Suhaimi Ansyal dalam penyampaiannya mengatakan bahwa pada Tahun 2016, Badan Pekerja Pembentukan Kabupaten Rokan Tengah sudah menyurati dan menyerahkan dokumen ke Gubernur Riau, karena itu merupakan syarat utama dalam upaya pemekaran Kabupaten Rokan Tengah.

“Hanya tinggal 2 persyaratan yang belum kami terima yaitu izin dari eksekutif. Isu pemekaran Kabupaten Rohil ini sudah lama ada, mulai sejak adanya wacana bahwa Ujung Tanjung akan menjadi ibu kota Kabupaten Rohil. Namun, di tahun 2023 ini kami kembali mencoba untuk berjuang demi berdirinya Kabupaten Rokan Tengah,” Kata Suhaimi Ansyal.

Lanjutnya, “Gerakan Pemekaran Kabupaten Rokan Tengah selama ini stagnan dikarenakan adanya gejolak poros, namun kita tidak ingin kejadian itu terulang kembali, tetapi semangat dalam berjuang kami timbul karena adanya dukungan dan lampu hijau dari beberapa tokoh besar Kabupaten Rohil,” ungkapnya.

Dimana sebutnya, nantinya setelah mendapat persetujuan dari eksekutif dan legislatif Kabupaten Rohil, maka akan ditinjau dari tim independen, dari peninjauan inilah nanti akan didapat hasil layak atau tidaknya Rokan Tengah ini dimekarkan menjadi kabupaten.

Jika ditinjau dari wilayah, ekonomi dan masyarakatnya, terangnya, Kabupaten Rokan Tengah sudah layak untuk mekar menjadi sebuah kabupaten dan pastinya setelah Kabupaten Rokan Tengah berdiri tidak akan menghancurkan Kabupaten Rokan Hilir. Sebab, hal ini juga termasuk dari syarat dalam pemekaran kabupaten baru.

“Pada tahun 2007 kita sudah melaksanakan Mubes, namun pada saat itu pembahasan hanya sampai kepada penempatan ibu kota Kabupaten Rohil, yaitu antara Bagansiapiapi dan Ujung Tanjung. Kami berharap agar DPRD Rohil dapat memberikan jawaban persetujuan untuk perjuangan dan pergerakan kami, pastinya ke depannya Kabupaten Rohil dan Kabupaten Rokan Tengah akan saling bersinergi dan akan saling berkembang dalam membangun negeri,” harapnya.

Sementara itu, Wakil ketua DPRD Rohil Basiran Nur Efendi dalam penyampaiannya menyebutkan bahwa, selaku legislatif pihaknya sepenuhnya akan memberikan keputusan kepada pimpinan DPRD Kabupaten Rohil tentunya melalui rapat yang akan dilaksanakan ke depannya.

“Kita percaya bahwa gerakan dan perjuangan dari Badan Pekerja Pembentukan Kabupaten Rokan Tengah dan seluruh simpatisan adalah untuk kebaikan bersama dalam membangun daerah kita,” Kata Basiran. (Irwan)

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *